Rabu, 26 Desember 2012

2012 Kaleidoscope


Yihaaa~ Sebentar lagi 2012 akan berakhir, setelah natal berakhir gini biasanya udah siap-siap untuk terjun ke 2013 :) heheheh~ So, sebelum kita bergerak dengan full speed di awal tahun, ada baiknya kita berhenti sejenak dan merenung di akhir tahun :) let's count our blessing in 2012! Ahaay~ Di post ini aku akan sedikit sharing apa yang telah terjadi selama 2012 :) kejadian-kejadian yang berkesan di hidupku *cieh*

1.Blogging Activities!! Yay! Sebenarnya sih postingan pertamanya di desember 2011 tapi 2012 adalah tahun dimana aku sering mengupdate blog tercintah ini :3 sedikit behind the scene, aku tertarik buat blog gara-gara baca blog-blog para sesepuh seperti Pena Ditangan Bapa, Different Kind of Women, dan The Mega's Notes. Baru ngeh kalo Tuhan bisa memakai tulisan-tulisan di media elektronik seperti ini untuk memberkati orang lain ehhehe~ Dari dulu aku suka nulis dan kadang bingung harus nulis dimana hahaha~ SO, the blog is the answer! Dan, Tuhan itu baik banget! Dia mempertemukan aku dengan orang-orang yang berpassion sama :) I feel so blessed! Aku tetap berdoa agar setiap kata yang aku tulis disini dapat memberkati orang, baik yg nyasar tak sengaja ataupun yang memang ngewatch nih blog hehehe~ Sedikit sharing tentang nama dan alamat domain blog ini. Everything but Ordinary, Sebenarnya bukan berarti 'Semua tapi biasa aja' tapi justru kebalikannya 'Semuanya kecuali yang biasa-biasa' Hahahah~ Maksudnya aku cuman nulis hal-hal yang memang Tuhan taruh dalam hatiku :) kejadian-kejadian tidak biasa yang Tuhan izinkan terjadi di sekitarku :) sorry for my Engrish :B tapi karena udah terlanjur kupake dan belum dapet wangsit judul yg baru, aku bakal pake nih judul sampe batas waktu yang tidak ditentukan ahaaai~ Kalo alamat domain dari blog ini sih, sebenarnya mau dikasih nama TodaywithGod.blogspot.com cuman karena udah ada yang pake jadinya aku comot satu istilah yang kubuat, infiniteimaji, yang artinya khayalan tak terbatas :3 gabungan dari bahasa Inggris dan Indonesia :3 *ampuni aku para pakar bahasa* yah! Itulah latar belakang singkat terciptanya blog ini. Semoga di tahun 2013 aku dapat semakin rajin nulis heheheh~

2. Pelayanan Drama! Hahhah~ Praise the Lord, tahun ini adalah kebangkitan dari Youth Theater Ministry di gerejaku :) selama ini pelayanan drama di pelajar dan pemuda terkesan mati suri :( banyak orang-orang bertalenta tapi tidak ada katalisator. Puji Tuhan, salah seorang pengurus terbeban untuk membangkitkan pelayanan ini dan mulai merekrut para pelayan, puji Tuhan selama setahun ini Drama pemuda pelajar mulai bangkit dan bisa menjadi berkat bagi banyak orang :) beberapa laporan tentang ini bisa dibaca di sini dan sini Aku sendiri juga banyak belajar dari pelayanan ini :) nanti akan aku post di postingan tersendiri deh heheheh~ Yang jelas aku bersyukur sekali dapat terlibat dalam pelayanan ini :)

3. Tahun penantian, yeah! Di awal tahun 2012, sebuah kalimat dari kitab Ruth bergema di telingaku

3:18 Lalu kata mertuanya itu: "Duduk sajalah menanti, anakku, sampai engkau mengetahui, bagaimana kesudahan perkara itu; sebab orang itu tidak akan berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga."

Yep! Tahun 2012 adalah tahun penantian dan tahun dimana aku diminta Tuhan untuk duduk dekat kakiNya :) tahun ini aku banyak belajar tentang setia, iman dan tahun ini adalah tahun dimana Tuhan mencurahkan kasihNya kepadaku, berkali-kali Tuhan katakan bahwa Dia mengasihiku lebih dari semua ukuran yang pernah ada. Tuhan banyak memulihkan aku di bagian gambar diri :) hahah~ kapan-kapan aku akan share apa yang aku dapatkan selama masa-masa itu yah :) BTT, sebenarnya aku ga tau apa 2013 aku masih harus menanti atau nggak tapi sekarang aku bisa lebih secure dengan Tuhan dan tahu bahwa apapun yang Tuhan sediakan bagiku adalah yang terbaik bagiku hehehee~ God is so good!

4. Hem...apalagi yah? Kalau disebutkan satu per satu ga bakal muat nih postingan hahahah~ Tuhan banyak melakukan perkara hebat selama tahun 2012 bahkan baru-baru ini Tuhan tetap berkarya walaupun tahun 2012 kurang seminggu hahahah~ bagaimana dengan kalian? Apa saja hal yang sudah Tuhan kerjakan selama tahun 2012?

How about next year? Tahun 2013 adalah taun penuh dengan perkara ajaib, let's marching forward with God :)

HAPPY NEW YEAR 2013! Jesus already there!!!
Read More

Senin, 17 Desember 2012

[Review] Journey of Grace

Judul: The Journey of Grace
Penulis: Ps. Philip Mantofa dan Pdp. Maria Lusiana
Penerbit: CV. Pustaka Rajawali
Tebal: 135 Halaman
Kertas: Art Paper

Sinopsis: Buku biografi ini menceritakan bagaimana kasih karunia Allah begitu nyata menuntun Gembala Sidang Gereja Mawar Sharon Surabaya di setiap musim kehidupannya. Dimulai dari kisah masa kecilnya sebagai anak adopsi, dipertemukan secara manis dengan pasangan hidupnya, hingga bagaimana Tuhan berdaulat mengubah karirnya sebagai seorang pengusaha yang berhasil menjadi hamba Tuhan sepenuh waktu, menunjukkan bahwa kasih karunia Tuhan tidaklah lemah. Sebuah persekutuan doa kecil yang kini berkembang menjadi sebuah sinode dengan 30.000 jemaat menghapuskan segala keraguan bahwa Tuhan sangup memakai seorang manusia yang sangat biasa menjadi alat kasih karuniaNya yang luar biasa!

* * *

Seperti yang pernah kujanjikan, aku akan mereview sebuah buku yang amazing banget, The Journey of Grace yang baru aja diluncurkan sekitar sebulan lalu hehehe~ without any delay, let's check it out :)

Oke, buku ini sedikit berbeda dengan buku before 30nya Ps. Philip Mantofa yang berisi prinsip-prinsip hidup yang bisa di terapkan secara langsung. Buku The Journey of Grace ini lebih bersifat sharing sehingga gaya penulisannya pun mengalirs secara hangat :) namun bukan berarti buku ini tidak menjadi berkat dan lebih ringan daripada buku before 30. Banyak sekali pelajaran yang bisa kita petik dari seseorang yang rambut rohaninya sudah memutih :) berbagai prinsip kehidupan Ps. Jusuf dibagikan lewat penggalan demi penggalan kisah hidup beliau yang ditulis dalam tujuh bab dari buku ini.

Bab pertama dari buku ini berjudul Jubah Berwarna-warni yang menceritakan tentang masa kecil Ps. Jusuf dimana Tuhan sudha membentuk beliau sejak masa kecilnya. Banyak kejadian yang Tuhan izinkan termasuk pengadopsian beliau sebagai cara Tuhan mengasah Pak Jusuf untuk memenuhi panggilannya kelak.

Bab kedua bercerita tentang bagaimana Pak Jusuf bertemu dengan pasangan hidupnya *oh~ pasti banyak yang memfavoritkan bagian ini hehehhe~* disini aku belajar bagaimana tangan Tuhan bekerja bahkan sebelum kita berdoa tentang pasangan hidup :) heheheh~ Di sepanjang hubungan Pak Jusuf dengan *calon* istrinya dipenuhi dengan kebetulan-kebetulan kecil yang telah Tuhan rancangkan yang akhirnya membawa kedua pribadi ini bersatu dalam sebuah pernikahan :) keren banget dah!

Jangan memilih pasangan karena hartanya, sebab kamu bisa dikecewakan oleh kekayaannya. Jangan mencari pasangan karena parasnya, sebab kamu bisa dikecewakan oleh ketampanannya. Tetapi, carilah orang yang takut akan Tuhan dan yang seiman, maka kamu pasti akan bahagia.

Bab ketiga berkisah tentang bagaimana Ps. Jusuf memenuhi panggilan Tuhan untuk menjadi fulltimer alias pekerja penuh waktu bagi gereja Tuhan. Bagian ini buat aku berdecak kagum akan kedahsyatan Tuhan dalam kehidupan seseorang. Bagaimana Tuhan berbicara jelas bagi hambaNya, mulai dari mukjizat kesembuhan, mukjizat keselamatan sampai suara audible Tuhan pakai untuk membawa Ps. Jusuf memenuhi panggilannya. Whew! Tuhan kalau mau pake seseorang, tidak ada hal yang dapat menghalangiNya! :) God is amazing!

Di Bab yang keempat kita akan melihat bagaimana Tuhan menaruh berbagai macam visi yang luar biasa dalam benak Ps. Jusuf, mulai dari perintisan satelit sampai pembanguna Bukit Doa Immanuel *ps: Ini tempat dimana aku biasanya retret heheh~* benar-benar we are on the move! 

Sampai di Bab lima aku dibuat terharu dengan apa yang Tuhan taruh dalam hidup Pak Jusuf yaitu hati seorang Bapa. Di bagian ini diceritakan secara sekilas tentang sebuah goncangan besar yang terjadi di Gereja Mawar Sharon pada tahun 2000 dimana gereja ini ditinggal sebagian besar pemimpinnya sampai terjadinya pemulihan hubungan yang terjadi pada tahun 2011 melalui acara Hui Jia (pulang). Aku salah satu saksi yang melihat Tuhan bekerja pada acara Hui Jia tersebut walaupun aku tidak tahu menahu tentang kejadian tahun 2000, di sana aku melihat dan merasakan betapa besar kasih Bapa kepada setiap kita dan Dia rindu untuk memberkati kita.

Entah pulang untuk tinggal atau untuk pergi lagi, hati bapa selalu ingin memberkati

Bab enam berisi tentang kisah Ps. Jusuf dan perubahan hidupnya setelah serangan jantung pada tahun 1999 dimana beliau mengubah gaya hidupnya demi hidup lebih lama dan melihat revival demi revival yang Tuhan berikan. Dibawah ini adalah sebuah seruan yang membuat hatiku bergetar :) Yes! I want to see His work!!!

Saya ingin melihat visi Gereja Mawar Sharon digenapi!

Bab ketujuh adala penutup yang manis sekali, menceritakan tentang kesibukan Ps. Jusuf saat ini dimana Tuhan memberikannya waktu untuk dihabiskan bersama keluarga dan memetik segala hal yang telah dia tabur di masa mudanya :) so, hukum tabur tuai itu tetap ada! Menaburlah dengan baik di masa muda kalian heheheh~

Overall buku ini recommended banget deh :) bukunya tebal tapi bacanya asik banget, ga bakal kerasa deh kalo sudah habis plus penataan layout yag apik dari tim grafis membuat komposisi tiap halaman enak dilihat, perpaduan foto dan tulisan cukup seimbang :) disini kita akan melihat berbagai macam dokumentasi tentang Ps. Jusuf maupun Gereja Mawar Sharon :) hehehe~ Yang berniat membeli bisa ke sini untuk pemesanan via online atau berkunjung ke GMS pusat jalan Cempaka 18i di hari minggu untuk membeli langsung :) dan....

Bagi pembaca blogku yang tercintah *kasih blow kiss* ada giveaway! Yay! Yep! Aku akan membagikan buku the Journey of Grace bertanda tangan Ps. Jusuf FREE kepada salah satu pembaca yang beruntung :) caranya gampang, drop komen disini dan kasih kesaksian pengalaman kalian mengalami kasih karunia Tuhan dalam hidup kalian heheheh~ Kalo kepanjangan bisa tulis di notes FB atau blog lalu copy paste linknya ke sini heheheh~ Let's spread God's work to the world! Easy right?! :)

Komen ditunggu sampai tanggal 31 January 2012 hehe~ dan setiap komen yang masuk akan diundi untuk menentukan siapa pemenangnya :) pemenang akan aku kontak lebih lanjut untuk pengirimannya hehe~ yep! That's all! Thank you for reading! God bless you! :)
Read More

Rabu, 12 Desember 2012

[Report] AoG Christmas: Akulah BintangNya

Whoa! Akhirnya bisa update sesuatu di blog yang mulai berdebu hahaha~ Bulan desember ini memang bulan yang luar biasa :D luar biasa mabok hahaha~ Tapi tetap bersyukur luar biasa untuk setiap kepercayaan yang sudah Tuhan beri hehehe~ Pingin cerita lebih banyak sih, tapi tunggu liburan aja XD pasti aku akan menggila ngeposting :3 heheheh~

Poster Acara
Barusan, di gerejaku baru saja diadakan natal untuk pelajar dan pemuda. FYI, natal ini berbeda dengan natal umum yang akan diadakan tanggal 25 desember nanti. Persiapannya? Freakin' freakin' hectic. Secara ibadah kali ini diadakan di luar, dalam artian tidak di dalam gedung gereja tapi menyewa tempat lain dan ini adalah ibadah gabungan, yang berarti semua effort di dobel. Mulai dari latihan, kostum, make up, sampai panggung dibuat sebaik mungkin. Untuk sesuatu yang istimewa di hari yang spesial harus beri yang terbaik :) heheheh~ Di Natal ini kita menyajikan drama musikal dan bukan hanya itu para pemain drama juga harus nge dance. Oh maaan~ bener-bener butuh usaha extra bagi yang memiliki tulang baja dan otot kawat yang kaku -seperti aku- hahahah~

Setiap minggu kita latihan dua kali, dan setiap kali latihan bisa tiga jam. Phew! Pada H-1 kita semua pada tidur di gereja supaya bisa bangun tepat jam 3 pagi untuk make up, wakakk~ seumur-umur ini pertama kalinya aku bangun sepagi itu :D dan karena hari sebelumnya ada Gladi Bersih sampai malam, alhasil jam tidur kita cuma sekitar 2-3 jam....

Karena ini drama natal, jangan berharap bakal ada palungan dan kisah orang Majus :) heheheh~ Cerita kali ini diambil dari sisi para bintang. Di langit, para bintang sedang sibuk memutuskan siapa yang akan bersinar terang menunjukkan dimana Mesias lahir. Nah, masalahnya adalah adanya desas-desus bahwa kalau sebuah bintang bersinar terlalu terang, sinarnya akan melemah. Para bintang menolak untuk melakukannya karena mereka tidak mau memberikan sinar mereka untuk manusia yang sudah menyakiti hati Raja dengan perbuatan mereka apalagi sampai berkorban demi mereka. Sampai akhirnya seorang bintang kecil bersedia untuk mengemban tugas itu, dia berusaha untuk mengerti hati Sang Raja yang begitu mengasihi manusia sampai rela mati bagi manusia. Akhirnya, kesediaannya untuk melakukan kehendak Raja diganjar dengan bertambah terangnya sinar yang dia pancarkan. Ternyata desas-desus yang beredar itu salah, justru Raja akan menambahkan sinar bagi siapapun yang bersedia melakukan kehendakNya :)

Yep! Kita menyampaikan cerita dari sisi yang berbeda hehehe~ aku berharap bisa kasih videonya tapi well, ga boleh merekam selama acara berlangsung jadi...aku kasih beberapa fotonya deh :)

Taken From Here

On Stage - Taken from Here

Itu adalah para bintang dan make upnya :) Cool isn't? Itu aku ambil dari FB teman yang sama-sama terlibat dalam drama. Lalu, aku dimana? Tidak ada wakakak~ karena ga ikutan narsis :p Salut dengan tim make up dan kostum karena mereka sudah jauh lebih sering begadang daripada pemain dramanya hahahah~ itu kostumnya buat sendiri semua loh! Bener-bener angkat topi buat mereka. Itu ditangannya di beri lampu, jadi kita bisa bersinar! Berasa semakin kaya bintang :D

Next, karena ini drama musikal, tim Praise n Worship juga menciptakan sebuah lagu baru khusus untuk dinyanyikan di tengah-tengah drama :) yang mau denger bisa ke sini. Lagu yang buat aku menangis bombay karena mengingatkanku pada kesetiaan Tuhan yang tak pernah berakhir dalam hidupku ;_; yang mau denger kotbahnya bisa ke sini. Semoga bisa menjadi berkat :)

Puji Tuhan, semuanya berjalan lancar, pada hari H tidak ada kendala yang berarti. Hanya oleh kasih karunia Tuhan bisa beres semuanya hahaha~ Karena persiapannya buanyak banget! Kita bener-bener all out untuk pertunjukan yang satu ini dan puji Tuhannya lagi, pesan drama ini tersampaikan dengan baik kepada jemaat. Jemaat yang hadir melebihi kapasitas kursi yang sudah disediakan dan waktu altar call banyak sekali jiwa yang maju ;_; melihat itu semua rasa capek dan tulang-tulang yang meronta terasa lenyap. Terharu banget.... Tuhan begitu mengasihi jiwa-jiwa....

Suasana waktu Altar Call - Taken from here

Aku merasa sangat terhormat dapat terlibat dalam kegerakan Tuhan yang begitu dahsyat. Bersyukur banget, aku diizinkan Tuhan untuk ikut dalam pekerjaanNya walau tak banyak yang bisa kulakukan :) Ah! Aku berdoa agar apapun yang aku lakukan dapat membawa lebih banyak orang lagi kepadaNya, aku terus berdoa agar benih sekecil apapun yang aku tabur dapat menuai jiwa-jiwa yang membutuhkan Dia :) Aku amaze dengan setiap orang yang terlibat dalam perayaan ini, aku melihat sendiri setiap pengorbanan mereka kepada Tuhan dan jiwa-jiwa, tak bisa kubayangkan betapa terharunya hati Bapa :) Semua orang bekerja sama untuk memberikan yang terbaik bagi Tuhan dan aku bersyukur dapat terlibat dalam tim yang begitu luar biasa *aih...mewek lagi deh....* Ah! All glory for God! Sekian dulu report kali ini hehehe~ Semoga aku bisa lebih sering update sesuatu di waktu liburan ;) See you around!

Read More

Kamis, 22 November 2012

[Short Story] Halt it!

Kokecit.deviantart.com
  Aku mengeratkan pegangan pada gagang pedang. Gigiku saling beradu dengan erat di balik bibirku. Cukup satu kata, satu kata, maka pedangku akan terhunus dan akan menebas mereka. Cukup satu perintah dan aku langsung melesat turun, berdiri di sana, diantara Tuanku dan mereka....

"Hentikan...."

Sebuah suara lembut terdengar di telinga dan hatiku. Bukan kata yang ingin kudengar.

"Jangan menyerang mereka...."

"Tapi, Tuan...."

Aku memandang rekan-rekanku, ekspresi mereka sama denganku, geram dan tak sabar untuk bertindak. Kami sudah mengepung tempat ini, bersiaga penuh menunggu kapanpun perintah itu turun. Aku kembali memandang ke bawah, lecutan demi lecutan cambuk terdengar memenuhi telingaku. Tuanku sedang disiksa oleh seorang prajurit. Tetes demi tetes darah mengucur dari luka di sekujur punggungNya. Aku dapat mendengar Tuanku berteriak pilu namun kata itu tidak keluar dari mulutNya.

Aku menggigit bibir bawahku untuk menahan diriku. Setiap kali pecut itu merobek kulit Tuanku, hal yang sama juga merobek hatiku. Beberapa rekan menutup matanya tidak sanggup melihat kejadian sekejam itu terhampar di depan mata, aku juga ingin tapi aku menguatkan diriku untuk tetap bersiaga, kapanpun Tuanku memberi perintah, aku akan menjadi yang pertama berdiri di sisiNya.

"Aku mengasihi mereka...."

Suara lembut itu kembali bergema. Hatiku terasa seperti disiram air es.

Terdengar suara lecutan di udara.

"Aku mengasihi mereka...."

Aku terdiam, tapi sejuta tanya memenuhi hatiku. Pecut kembali merobek kulitnya.

"Aku mengasihi mereka...."

Tuankau tetap diam dibawah deraan yang menyakitkan. Darah kini membanjiri lantai batu, menjadi noda yang tak terhapus.

Seluruh tubuhku bergetar ketika jumlah pukulan sudah genap, namun tidak sekalipun Dia mengatakan kata itu.

"Aku mengasihi mereka dan Aku rela mati demi mereka...."

Aku melihatNya diseret menuju ke luar dimana Dia akan sekali lagi dihakimi. Aku tahu akan cerita ini akan bergerak ke mana. Oh, Tuan! Seruku dalam hati. Cukup katakan kata itu, aku akan segera membunuh mereka yang telah lancang melukai Raja kami! Siapa mereka, Tuan! Hingga Engkau bersedia mati untuk mereka! Aku berteriak dalam hati, frustrasi karena tidak bisa berbuat apapun.

"Tahan, Aku mengasihi mereka...."

Aku terdiam. Kulepaskan genggamanku dari gagang pedang. Aku tidak mengerti mengapa Tuanku rela menanggung segala hinaan demi manusia. Tuanku sudah membuat keputusanNya, aku akan menemaniNya sampai akhir, tapi, jika kata itu keluar dari mulutNya, aku tidak akan segan-segan menghunus pedangku....

__________________________________________________

Happy Early Christmas!!!

Hahahah~ masih jauh memang tapi bukankah suasana natal sudah dimana-mana? :D hehehe~ can't wait till december! Gimana dengan kalian? Udah siap-siap apa aja nih? :)

Akhirnya aku bisa ngepost something di bulan ini heheh~ Yah, aku tahu, cerita ini lebih cocok untuk Paskah tapi well, bukankah setiap hari kita merayakan kasihNya? :) I'm very grateful, setiap hari Tuhan mencurahkan kasihNya yang overflowing dalam hidupku heheheh~ Amazing banget!

By the way and busway, cerita ini terinspirasi dari sini

Dia adalah seorang yang menggunakan gambar sebagai media penginjilan :) dan sering kali komik-komiknya buat aku nangis bombay, termasuk komik kecil di awal postingan ini :)

Have a blessed day!!!

He loves you so much!

Read More

Selasa, 06 November 2012

November Project

Well, mau update something sih sekaligus mau pamit *loh!* Hahahah~ jangan shock dulu :) aku ga kemana-mana cuman ada beberapa project yang harus kukerjakan di bulan November ini jadi jangan rindukan saya kalo bakal lebih jarang lagi ngepost sesuatu di blog hahahaha~ *dijitak* sebenarnya ada banyak hal yang ingin kubagikan :)

1. Akhir-akhir ini Tuhan banyak berbicara mengenai Servant Heart, hati yang mau melayani orang lain, mengiris-iris ego pribadi  supaya ga melekat *cieh* Banyak belajar juga tentang kasih :) whew! Amazing to see His work in my life :D ga selalu heboh tapi bukankah hari demi hari kita berjalan dalam ketaatan-ketaatan kecil sampai Tuhan memberikan kepada kita hal-hal yang lebih besar :)

Read More

Selasa, 16 Oktober 2012

[Short Story] Steal My Show

Hari ini segalanya tampak sempurna.

Aku berjalan menyusuri jalan setapak. Sekelilingku tampak berkilau seakan semua benda mengeluarkan cahaya. Aku bertemu beberapa orang dengan senyum di wajah mereka, menyapaku. Aku pun tersenyum sambil melambaikan tangan kepada mereka. Tawa kecil terdengar dari mulutku. Aku terus berjalan dengan melompat kecil, aku seperti melangkah di atas awan. Hatiku riang, ringan tanpa beban. Rasanya ingin terus tertawa.

Dari kejauhan aku dapat melihat bangunan mungil berwarna putih. Sebuah salib berwarna sama berdiri di atap memberi jawaban kepada siapapun yang bertanya-tanya. Aku melangkah semakin dekat, aku melihat pintu kayu ganda terbuka lebar dengan dua orang pria tersenyum ramah menyambutku. Aku menyalami mereka dengan hangat sebelum aku masuk ke dalam. Ruangan kecil itu dipenuhi dengan kursi-kursi kayu panjang dan pebnuh dengan orang-orang yang kukenal baik. Mereka menoleh ke arahku dan tersenyum. Beberapa berdiri menyambut dan memberi genggaman tangan yang hangat. Aku membalas mereka seraya terus berjalan menuju mimbar dimana sebuah meja kayu tinggi menantiku. Aku tak bisa berhenti tersenyum ketika aku menapaki tangga untuk naik ke atas mimbar. Aku mengangkat kepalaku dan melihat puluhan pandangan mata menatapku, menantiku berbicara.

Mataku terantuk pada seorang pria yang duduk di barisan terdepan. Dia tersenyum kepadaku. Aku menatap matanya dan aku mengerti. Aku beranjak turun dari mimbar mempersilakan dia untuk menggantikanku. Dia naik sementara aku duduk di tempatnya. Senyum tetap tak hilang dari wajahku. Orang itu mulai berbicara ketika seorang penerima tamu menghampiriku dan bertanya.

"Mengapa engkau biarkan dia berbicara? Siapa dia?"

Aku tersenyum ke arahnya, memandang pemuda itu dengan lekat sebelum berkata, "Dia Yesus."

*

Yohanes 3:30 Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.

Sebenarnya ide cerita ini diambil dari mimpi seorang hamba Tuhan, dengan penyesuaian alur cerita hehehe~ Akhir-akhir ini aku sering diingatkan bahwa Tuhan Yesus lah yang harus menguasai seluruh pelayanan kita. Aku tertemplak sekali, sewaktu mendengar cerita ini, aku tidak yakin aku akan menyerahkan 'mimbar'ku pada Kristus. Kadang kala kita merasa kita lebih mampu daripada Dia dalam melakukan sesuatu.

Phew, masih terus belajar untuk mengandalkan Dia dan bersedia turun ketika Dia memintaku. Toh sehebat-hebatnya kita, tidak ada yang bisa mengalahkan Dia bila Dia telah bertindak :) Dialah yang empunya Kuasa dan segalanya, kita hanyalah hambaNya :)

Aku lagi suka dengar lagu yang satu ini. Menurutku lagu ini benar-benar cocok bagi kita yang rindu Tuhan beperkara dalam hidup kita dan orang lain :) Dari album terbarunya Toby Mac, judulnya Steal My Show, Love it!


Jika Tuhan memintamu turun dan Dia yang mengambil alih, bersediakah kita melakukannya? :)

Have a blessed day!
Read More

Kamis, 11 Oktober 2012

[Short Story] The Dream

"Daddy!!!"

Aku berseru memanggil ayahku.

Panas. Sesak....

"Daddy!!!"

Seruku sekali lagi sebelum aku terbatuk kencang. Tenggorokanku gatal dan aku sulit bernapas. Aku menarik napas dengan dalam, aku harus memanggil ayah sekali lagi.

"DADDY!!!!"

Seruku lebih keras, kali ini aku sambil meringkuk di sudut tempat tidur, menghindari api yang mengelilingiku. Biasanya Daddy selalu lari menghampiriku kapanpun aku berteriak memanggilnya tapi kali ini tidak ada langkah kaki yang kukenal, hanya suara dari kayu yang terbakar. Aku menjerit sambil terlonjak turun ketika lemari bonekaku ambruk. Air mata membasahi pipiku, aku menangis sesegukkan.

"Daddy.... Mommy...."

Ucapku lirih sambil memeluk Mr. Teddy di bawah tempat tidur. Mr. Teddy adalah hadiah dari Daddy ketika aku berulang tahun yang keenam. Bulu coklatnya sedikit menghitam terkena asap. Aku mengusapnya pelan sebelum kupeluk lagi. Aku kepanasan dan takut, api-api ini sepertinya dapat membakarku kapan saja. Aku teringat sewaktu ayah lupa mengangkat daging dari panggangan, daging itu hitam dan rapuh.... Aku takut, aku akan menjadi seperti daging itu. Tangisku makin kencang.

"Daddy! Mommy!!!"

Terdengar suara keras, seperti orang menembak peluru di televisi. Aku langsung tersentak. Aku teringat Daddy dan Mommy yang tidur di kamar sebelah. Apa mereka baik-baik saja?

Kupeluk Mr. Teddy dengan erat. Aku berdiri perlahan, kuhirup napas dan aku terbatuk dengan keras. Aku kembali menunduk, mengambil napas panjang dan menahannya. Dengan tertatih aku berjalan menuju pintu di seberang ruangan yang langsung berhubungan dengan kamar Daddy dan Mommy. Aku takut, aku dapat mendengar suara kayu terbakar, tapi aku terus berjalan. Mataku perih, aku mendekap Mr. Teddy lebih erat dan menyembunyikan wajahku di baliknya. Dengan meraba-raba aku dapat menggapai gagang pintu, kubuka....

"Daddy...Mommy...."

Aku membuka mataku perlahan, aku melihat Daddy dan Mommy tertidur di lantai. Mata mereka tertutup dan sebuah cairan berwarna merah tua mengalir dari dahi mereka. Mereka tidak bergerak, membuatku berlari menghampiri mereka.

"Daddy! Daddy!" Seruku mengguncang tubuh Daddy dengan tangan kanan. Tangan kiriku memeluk Mr. Teddy dengan erat.

Daddy tidak bangun seperti biasanya. Rasa takut kembali datang. Bagaimana kalau Daddy tidak akan pernah bangun?

"Daddy!!!" Seruku lebih kencang sambil menarik-narik piyamanya. Daddy selalu bangun kalau aku melakukannya di pagi hari.

Daddy tetap tertidur. Aku semakin takut. Aku menoleh ke arah Mommy dan merangkak ke arahnya. Mommy pasti bisa membangunkan Daddy.

"Mommy! Mommy!" Panggilku mengguncang tangan kanannya. "Mommy bangun!"

Mommy tetap tertidur. Aku mencengkram Mr. Teddy dengan erat. Aku teringat ucapan Daddy tentang saudaranya yang juga tertidur. Daddy bilang dia tidak akan membuka mata lagi dan pergi ke tempat yang sangat jauh. Bagaimana kalau Daddy dan Mommy mengalami hal yang sama? Aku sangat takut. Aku menggoncang tubuh Mommy dengan lebih keras dan memanggilnya. Aku harus bisa membuat Mommy terbangun!

Aku menggoncang tubuh Mommy dengan putus asa. Air mata mengalir deras tanpa bisa aku tahan, aku tak tahu, aku hanya merasa bahwa Mommy dan Daddy tidak akan kembali lagi.

Tiba-tiba aku merasa ada orang lain berada di belakangku. Aku menoleh dengan cepat, Daddy pasti sudah bangun! Tapi ketika aku menoleh, aku melihat seorang paman yang tidak kukenal, aku hanya tahu, dia bukan orang baik. Dia berjalan mendekatiku, tangannya memegang sebuah benda yang kulihat di televisi, sebuah benda yang menimbulkan suara keras. Aku beringsut mundur. Dia maju selangkah lagi dan tangannya yang memegang benda besi itu terulur ke arahku....

"KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!"

*

Chris membuka matanya dengan cepat. Dia melihat langit-langit kelabu di atasnya. Dia mendengar nyanyian sumbang Hardy dan merasa denyutan tidak nyaman dari mata kirinya. Chris langsung tahu dia berada di ruangannya. Dia mengangkat kepalanya dan melihat lima monitor komputer menampilkan hasil perlacakan. Dia langsung menghembuskan napas, lagi-lagi dia tertidur di kursi kerjanya. Chris mengacak rambutnya untuk membuat kesadarannya kembali utuh. Pasti gara-gara dia tidak tidur selama berhari-hari demi memecahkan kode sekuriti yang diminta Robert.

"Hah...."

Chris menghembuskan napas lagi. Mimpi yang aneh. Rumah terbakar, seorang anak kecil dan sepasang mayat. Ini sudah ketiga kalinya dia memimpikan hal itu, selalu sama tapi dia tidak pernah mengerti apa maksudnya.

"Oh, sudah bangun rupanya...." Sapa Hardy masuk sambil menyerigai lebar.

"Tidak." Jawab Chris singkat, datar dengan nada finalitas sambil mengetik keyboardnya, tidak mengacuhkan Hardy.

"Hei, aku belum berkata apapun!" Protes Hardy, dia mengeluarkan sebuah Revolver tapi Chris tidak mau ambil resiko menjadi kelinci percobaannya.

"Jangan membosankan seperti itu." Lanjut Hardy sambil mendekati Chris berusaha membujuk pria itu untuk menemaninya mencoba penemuan terbarunya.

"Jangan ganggu aku." Balas Chris tajam tapi tiba-tiba mata kirinya berdenyut, sakit sekali.

"Ugh!" Serunya rambil memegangi wajahnya. kepalanya terasa pening dengan sangat, seperti seseorang sedang  menarik-narik seluruh syarat kepalanya. Bayangan-bayangan rumah terbakar dan mayat kembali menari. Tanpa tahu mengapa, hatinya terasa sakit sekali, rasa sedih menghujam dadanya tanpa ampun.

"Hei, kamu baik-baik saja?" Tanya Hardy santai sambil memainkan Revolver ditangannya. "Kurasa itu karena efek samping pemasangan nano komputer di mata kirimu. Get used to it."

" Lalu bagaimana dengan mimpi? Kamu tidak mengatakan apapun tentang itu sebelum operasi." Balas Chris dengan tajam. Rasa sakit di mata kirinya mereda, tapi napasnya masih memburu.

"Oh." Hardy tampak terkejut. "Kamu melihatnya? Well, aku sudah memperhitungkan kemungkinan itu tapi tak kusangka kamu akan benar-benar mengalaminya."

Chris hanya menatap Hardy dengan kesal, seandainya mata kirinya tidak berdenyut sakit, dia pasti sudah melemparkan sesuatu ke arah Hardy. Bisa-bisanya dia setenang itu sementara Chris harus menanggung akibat dari ulahnya.

"Itu dari pemakai nano komputer yang satunya, bisa memori, mimpi atau khayalan. Well, aku tidak selalu bisa mengatur apa saja yang lewat di jaringan." Lanjut Hardy santai sambil berjalan meninggalkan ruangan. "Tenang saja. Aku akan melakukan sesuatu dengan itu."

Baru saja Chris hendak membalas kata-kata Hardy, mata kirinya yang berwarna emas kembali sakit dan bayangan-bayangan dari mimpi itu kembali datang, tangisan seorang gadis kecil bergema dalam pikirannya, suara tembakan, dan rasa sakit yang menjalar, kesedihan menggerogotinya. Dia dapat merasakan semua kehilangan yang dialami anak itu. Chris mengambil napas dengan cepat, ini pasti bukan khayalan, ini adalah ingatan. Baginya, ini hanyalah mimpi, tapi bagi orang itu...ini adalah kenyataan...dan Chris tahu siapa dia....

Sekelebat bayangan kembali hadir dalam benak Chris, perasaan sedih dan kehilangan kembali menggelayut, hanya saja kali ini terasa begitu dekat, Chris tahu, saat ini, sang pemilik ingatan itu merasakan hal yang sama....

Dan sebutir air mata mengalir turun dari mata artifisialnya....

_______________________________________________


Here is the Cast
Robert - Rheona - Arthur - Harold - Chris - Chelios - Derick - Terra - Hardy - Judith

Another Shot from S.U.R.F Kali ini kita menyorot Chris J. Otero, the hacker dan masa lalu dari salah satu karakter yg ada di atas :) yang mengikuti dari awal pasti bisa menebak karakter itu heheheh~

Aku berpikir untuk menulis cerita ini dari awal, jadi mungkin selanjutnya S.U.R.F tidak lagi berupa penggalan-penggalan cerita tapi bisa diikuti secara kronologis dan dibagi per chapter. But well, aku masih belum punya waktu untuk buat draft lengkapnya orz, semoga bisa diselesaikan dalam waktu dekat hahahaha~ Sementara ini please enjoy this story's fragment :) Have a blessed day! Gbu~

S.U.R.F Series:

Photo Courtesy Allen City Limits
Read More
Diberdayakan oleh Blogger.

© Everything But Ordinary, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena